Sejarah Desa Temiyag Kec Kroya Kab Indramayu

- April 19, 2017
Temiyang merupakan salah satu desa yang berada di bawah Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Temiyang dahulu bernama Tamiyang, berubah seiring dengan pelafalan dan penulisan masayarakat, sehingga yang semua Ta menjadi Te

Tamiyang atau Temiyang dipercaya bermaksud Tameng, karena di Desa ini dahulu pernah menjadi tameng/benteng tempat persembunyian.


Temiyang dahulu merupakan Hutan Belantara tempat persembunyian/tameng bagi musuh-musuh VOC (Belanda). Sehingga pada akhirnya hal tersebut kemudian dijadikan alasan pemerintah Belanda untuk menjadikan Tamiyang sebagai tujuan Transmigrasi. 

Para Transmigran dikirim dari daerah Jawa Tengah yang kebanyakan berasal dari daerah Tegal, Brebes dan Cilacap, sehingga masyarakat Transmigran tersebut kemudian berekembang dan pada akhirnya Tamiyang kemudian menjadi sebuah desa yang ramai. 

Hingga kini masyarakat Desa Temiyang mewarisi tradisi leluhurnya (Tradisi Tegal, Brebes dan Cilacap) hal tersebut tergambar dari Bahasa sehari-hari yang digunakan (Jawa Tegal).

Jika kebanyakan masyarakat Indramayu Berbahasa  Jawa Dermayon dan Sunda Dermayunya dengan Reang dan Aingnya, maka masayarakat Temiang justru menyebut Inyong/Enyong untuk menyebut kata ganti tunggal. 

Pemerintah Desa Temiyang sendiri berdiri pada tahun 1910 Masehi. Adapun para Kuwu atau Kepala Desa yang pernah memerintah Desa Temiyang dalah sebegai berikut:

No
Nama Kuwu
Periode
1
Sewen
1910 – 1925
2
Kasdi
1925 – 1932
3
Casma
1932 – 1939
4
Karsiwen
1939 – 1942
5
Casma
1942 – 1945
6
Jangjana
1945 – 1948
7
Castam
1948 – 1954
8
Surya
1954 – 1964
9
Kalimah
1954 – 1979
10
Tarisah
1979 – 1989
11
Endi
1989 – 1998
12
Radiwan
1998 – 2008
13
Tarjono
2008 – 2014
14
Maryanto (sebagai PJS)
2014 – 2015
15
Drs. Ade Sutrisno
2015 - sekarang

Baca juga sejarah Desa-desa lain di Kab Indramayu di SINI


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search