Cucu-Cucu Sunan Gunung Jati

- Januari 17, 2018
Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam artikel sebelumnya, yaitu artikel yang berjudul Keturunan Sunan Gunung Jati Dari Istri-Istrinya, telah diketahui bahwa, Sunan Gunung Jati mempunyai 6 orang anak, 4 laki-laki dan 2 orang perempuan. Dari ke enam anaknya itu kemudian Sunan Gunung Jati mendapatkan cucu-cucunya adapun penjelasan mengenai cucu-cucu Sunan Gunung Jati adalah sebagai berikut:

Cucu Sunan Gunung Jati dari anaknya P. Jaya Kelana

Pangeran Jaya Kelana selama hidupnya dikisahkan sebagai anak Sunan Gunung Jati ternakal, sehingga kenakalanya itu menyebabkan ibundanya bersedih hati. Puncak kenakalannya ketika pangeran ini dianggap menistakan agama karena beliau tidak melaksanakan tugasnya sebagai Khotib dan Imam Jumat dengan syariat yang berlaku, beliau kemudian dibuang kesuatu tempat terpecil akibat kelakuannya. 

Setelah peristiwa di buangnya pangeran ini, tidak ada lagi kisah hidup mengenai pangeran ini, sejauh pengetahuan penulis, oleh karena itu Pangeran ini, penulis anggap tidak mempunyai ketrunan. Kisah lengkap mengenai riwayat hidup P. Jaya Kelana dapat anda baca pada artikel kami yang berjudul “ Pangeran Jaya Kelanan, Putera Sunan Gunung  Jati Ternakal”.

Cucu Sunan Gunung Jati dari anaknya P. Brata Kelana

Pangeran Brata Kelana selama hidupnya pernah menikah dengan Ratu Nyawa, anak Sultan Trenggana, ia merupakan Sultan Demak ke III. Akan tetapi sebelum memiliki keturunan  rupanya Pangeran Brata Kelana terbunuh akibat dirompak ditengah lautan, kejadian tersebut terjadi pada saat beliau hendak pulang menuju Cirebon dari rumah mertuanya di Demak.  

Kisah mengenai kematian tragis P. Brata Kelana yang memilukan hati Sunan Gunung Jati ini dapat anda baca pada artikel kami yang berjudul “ Pangeran Brata Kelana Anak Sunan Gunung Jati Yang Wafat Tragis”.

Cucu Sunan Gunung Jati dari anaknya R. Winahon

Riwayat mengenai R. Winahon sejauh pengetahuan penulis tidak diceritakan dalam sumber-sumber Cirebon, oleh sebab itu Ratu Winahon dalam artikel ini dikosongkan atau dianggap tidak mempunyai keturunan. 

Cucu Sunan Gunung Jati dari anaknya P. Sebakingkin

Pangeran Sebakingkin atau yang mempunyai nama lain maulana Hasanudin adalah Sultan Banten pertama, ia menikah dengan Ratu Ayu Kirana atau Mas Purmasidi anak perempuan Sultan Demak Pertama Raden Fatah. 

Dari pernikahanya itu, ia kemudian dikaruniai anak laki-laki yaitu (1) P. Suryani yang kemudian hidup dan menetap di Madiun, (2) P. Pajajaran yang kemudian tinggal dan hidup di Jepara (3) P. Maulana Yusuf atau Pangeran Yunus, yang kemudian menjadi Sultan Banten ke II.  


Cucu Sunan Gunung Jati dari anaknya R. Ayu Wanguran

Ratu Ayu wanguran pada mulanya dinikahi oleh Sultan Demak ke II Pati Unus, akan tetapi beliau tidak dikaruniai anak, sebab Pati Unus wafat sebelum keduanya memiliki anak, ia wafat pada saat Demak melakukan serangan ke Malaka guna mengusir Portugis disana. 

Beliau kemudian menikah lagi dengan Fatahilah atau Tubagus Pasai, dari perkawinanya yang kedua ini, beliau dikaruniai 5 anak yaitu: (1) R. Wanawati Raras (2) R. Nyawa (3) Pangeran Agung (Bukan Panembahan Ratu I) (4) R. Sewu, dan (5) Ratu Agung.

Cucu Sunan Gunung Jati dari anaknya P. Pasarean


Pangeran Pasarean selama hidupnya pernah menikah dua kali, pernikahanya yang pertama dilakukan dengan Ratu Dewi anak dari Ki Arya Soka, akan tetapi dalam perkawinan ini dikisahkan tidak mempunyai ketrunan. 

Selanjutnya Pangeran Pasarena kemudian menikah dengan Ratu Nyawa, janda kakak tirinya Pangeran Brata Kelana, dalam perkawinan ini, ia dikarunai 6 anak yaitu: (1) P. Kasatrian (2) P. Panembahan Losari (3) P. Dipati Carbon I atau P. Sedang Kemuning (4) Ratu Bagus (5) R. Mas Tuban (6) P. Ruju.

5 Comments

avatar

Istri sayyid abdurrahman yang bernama syarifah khodijah bukannya anak maulana hasanudin?

avatar

Klo panembahan wirasuta gebang anak ya pangeran paserean bukan....

avatar

Suta Agung Wirasuta Pendiri Gebang itu Cucu Pangeran Pasarean. Baca diartikel ini : https://www.historyofcirebon.id/2018/06/riwayat-pangeran-arya-carbon.html

avatar

Maaf kang admin...
Kemarin2 kn saya hbis pulang kampung... kebetulan kan d kampung saya ada makam karomat, tpi belum d kenal masyarakat luas...
Kata sesepuh2 d kampung ku bilang nya keturunan waliyulloh nama nya "Syeh ARYA PADOMAN dan Syeh ARYA WANGI" almat:
Dusun; Rantobatang,
Desa; Mekarsari,
Kec; Cimerak,
Kab; Pangandaram, Jawa Barat.
Silsilah singkat;
Rd.Walangsungsang berputra, Cakra Buana berputra, Rangga Buana berputra, Arya Rangga berputra, "ARYA WANGI DAN ARYA PADOMAN"

tolong kepada sejarwan atu yng pegang Link Sejarah Cirebon ini, mohon untuk koreksi penulisan saya di silsilah yang singkat ini... dan mohon untuk bisa d luruskan apa bila ad yang salah2 kata, atu salah penulisan...
Harap comfirmasi balasan ny bisa lewat no Wa ku di 085223619115
Sekali lgi mohon maaf karena saya bukan sejarawan, tpi saya seorang yang ingin tau banget tentang sejarah....


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search