Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ketika Pencipta Lagu “Garuda Pancasila” di PKI-kan

Hampir setiap orang Indonesia rasanya pernah mendengar bunyi lagu “Garuda Pancasila”. Meskipun lagu ini termasuk lagu pendek karena hanya mengandung 10 bait kalimat saja, akan tetapi kata-kata di dalamnya mengandung pengajaran berharga tentang “Dasar Negara Indonesia”. Meski begitu, di masa Orde Baru, Pencipta Lagu Garuda Pancasila adalah salah seorang yang di jebloskkan ke Penjara setelah sebelumnya di PKI-kan.

Pencipta lagu Garuda Pancasila adalah Sudharnoto, ia merupakan pria kelahiran Kota Kendal Jawa Tengah pada 2 Oktober 1925. Ayahnya merupakan seorang Dokter Pribadi Mangkunegara VII yang piawai dalam memainkan berbagai jenis music, pun juga demikian dengan ibunya tidak kalah hebatnya dengan bapaknya dalam bermain music.

Lahir dari kedua orang tua yang yang lekat dengan seni music, Sudharnoto tumbuh menjadi seorang dengan pengetahuan pada seni music yang luar biasa.
Selain belajar seni music pada kedua orang tuanya, Sudharnoto juga tercatat pernah belajar pada  Jos Cleber, Daljono, Soetedjo, dan  Soedjasmin. Keempatnya merupakan seniman terkemuka di zamannya.

Sejak tahun 1952, Sudharnoto bekerja di RRI Jakarta, bahkan sampai menjabat sebagai kepala Seksi Musik, dan pengisi acara tetap Hammond Organ Sudharnoto. Pada tahun 1956 ketika ia bekerja di RRI itulah ia menciptakan lagu “Garuda Pancasila”.

Pada masa pemerintahan Orde Lama, lagu  Garuda Pancasila menjadi lagu populer yang selalu di putar di RRI, maka tidak heran lagu tersebut  dizamannya dikenal luas oleh masyarakat Indonesia.

Sudharnoto di PKI-kan

Selepas peristiwa 30 S, dan tumbangnya kekuasaan pemerintah Soekarno. Partai Komunis Indonesia yang dituduh sebagai dalang peristiwa 30 S oleh rezim Orde Baru dihabisi. Tidak sampai itu saja lembaga-lembaga social kemasyarakatan dan seni budaya yang dianggap corong PKI tidak luput dari pembredelan. Salah satunya Lekra (Lembaga Kebudayaan Rakyat).

Sebagai seorang seniman yang aktif, tentu Sudharnoto juga merupakan anggota Lekra, karena masalah inilah oleh pemerintah Orde Baru ia dianggap seorang komunis dan Pendukung PKI, oleh karena itu pada 1965 ia dijebloskan ke Penjara hanya karena anggota Lekra. Selain itu ia kehilangan pekerjaannya di RRI, sebab dipecat secara mentah-mentah oleh pemerintah.
Sudharnoto

Nasib Sudharnoto Selepas Bebas

Predikat sebagai tahanan politik yang dikomuniskan oleh Rezim, membuat Sudharnoto dijauhi banyak orang. Selain mlarat karena jalan rizkinya dibungkam oleh Rezim, Sudharnoto juga dikucilkan dari pergaulan.

Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya selama di cekal, Sudharnoto bekerja serabutan, ia pernah menjadi Penjual Es hingga menjadi Sopir Taksi. Akan tetapi meskipun ia dicekal disana-sini, jiwa dan semangat bermusiknya tidak pernah luntur. Atas kepiawaiannya dalam seni music itulah ia akhirnya bangkit lagi dengan banyak menggarap aransemen music untuk beberapa filem, diantaranya aransemen muic filem Kabut Sutra Ungu yang memenangkan piala citra pada tahun 1980.

Setelah tumbangnya Orde Baru pada 1998, Sudharnoto menjadi lebih leluasa karena berada pada zaman kebebasan dan reformasi. Sudharnoto wafat pada 11 Januari 2000 pada umur yang ke 74 tahun.

Lirik dan Lagu Garuda Pancasila

Garuda Pancasila
Akulah pendukungmu
Patriot proklamasi
Sedia berkorban untukmu
Pancasila dasar negara
Rakyat adil makmur sentosa
Pribadi bangsaku
Ayo maju, maju
Ayo maju, maju
Ayo maju, maju!

Posting Komentar untuk "Ketika Pencipta Lagu “Garuda Pancasila” di PKI-kan"