Serangan Sriwijaya Ke Kesultanan Perlak (Aceh) Menurut Naskah Cirebon

- Agustus 14, 2017
Serangan Sriwijaya ke Kesultanan Perlak menurut Naskah Cirebon sebagaimana yang  tertulis dalam Kitab Pustaka Rajya Rajyi I Bhumi Nusantara terjadi pada tahun 1197 Saka. Waktu itu yang menjadi Sultan di Kesultanan Perlak adalah Sultan Makhdum Abdulmalik Syah ibnu Muhammad Amin Syah. 
Latar belakang penyerangan Sriwijaya Ke Kesultanan Perlak adalah pembangkangan perlak terhadap Sriwijaya yang berencana memerdekakan diri dari Sriwijaya dengan ditandai tidak lagi mengirimkan upeti terhadap Sriwijaya. 

Pembangkangan Perlak dan Upaya merdeka dari Sriwijaya ini didukung oleh Kesultanan-kesultanan yang berada di Mesir dan Persia (Iran-Irak Sekarang), dan Ghujarat (India). 

Mendengar pembangkangan Perlak. Raja Sriwijaya murka besar, beliau kemudian mengirimkan Ribuan tentaranya ke Perlak untuk menyerang Perlak. Peperangan besarpun kemudian pecah, hingga akhirnya peperangan dimenangkan oleh Sriwijaya dan bahkan dalam penyerangan tersebut Sultan Makhdum Abdulmalik Syah ibnu Muhammad Amin Syah terbunuh. 

Baca Juga:
Dalam Kitab Pustaka Rajya Rajyi I Bhumi Nusantara Perlak adalah salah satu Kesultanan dibawah Kekuasaan Sriwijaya yang terletak di utara Pulau Sumatra, selain perlak adalagi Kesultanan yang berasal dari utara pulau Sumatra, kedua kesultanan ini menurut naskah tersebut bermadhab Syiah. Ini dikarenakan pendiri Kesultanan Perlak Maupun Pasai merupakan seorang laksamana angkatan laut Kerajaan Mesir dari Dinasti Fatimiyah.
 

Start typing and press Enter to search