Istri Prabu Siliwangi yang Paling Terkenal

- Maret 15, 2020
Istri Prabu Siliwangi
Istri Prabu Siliwangi jumlahnya banyak, yang tercatat nama-namanya sebanyak 151 orang, selain itu menurut Naskah Waosan Prabu Siliwangi  yang ditemukan di Kuningan menyatakan bahwa istri Prabu Siliwangi banyak hingga tidak terhitung jumlahnya.

Istri Prabu Siliwangi yang banyak itu hanya beberapa saja yang kisahnya tercatat dalam banyak naskah dan legenda. Diantara Istri Prabu Siliwangi yang paling terkenal adalah Nyi Ambet Kasih, Subang Larang dan Nyi Aciputih/ Nyi Padmawati.

Nyi Ambet Kasih

Nyi Ambet Kasih dalam Naskah Carita Ratu Pakuan disebut sebagai Istri pertama Prabu Siliwangi. Kabar ini juga disebutkan dalam Naskah Carita Purwaka Caruban Nagari. Nyi Ambet kasih dinikahi oleh Prabu Siliwangi sebelum menjadi Raja Pajajaran. Nyi Ambet Kasih adalah putri dari Ki Gede Sindangkasih, penguasa dari Kerajaan Sindangkasih. Pernikahan prabu Siliwangi dengan Nyi Ambet Kasih dikisahkan tidak menghasilkan keturunan.

Nyi Subang Larang

Nyi Subang Larang adalah Istri kedua Prabu Siliwangi, wanita ini banyak dikisahkan dalam berbagai macam Naskah, sebab cucu dari Subang Larang ini kelak menjadi penyebar agama Islam di Pasundan dan menjadi Sultan Cirebon pertama. Dari pernikahannya dengan Nyi Subang Larang, Prabu Siliwangi memperoleh tiga orang anak, yaitu Pangeran Walangsungsang, Nyimas Rara Santang dan Raden Kian Santang. Meskipun begitu dalam versi lain menyatakan bahwa antara Kian Santang dengan Walangsungsang adalah satu orang yang sama.

Menurut Naskah Carita Purwaka Caruban Nagari, Subang Larang adalah anak pembesar Singapura (Mertasinga-Cirebon), Bapaknya bernama Ki Ageng Tapa dari istrinya bernama Nyi Ratna Karancang.

Kedua orang tua Subang Larang adalah pemeluk agama Islam, sehingga pada masa Remaja Subang Larang dikirim oleh kedua orang tuanya untuk belajar agama Islam kepada Syekh Quro, salah satu Ulama terkemuka di Jawa Barat kala itu.

Baca Juga: Subang Larang, Istri Prabu Siliwangi Yang Dibuang

Nyi Aciputih

Nyi Aciputih dalam Naskah Carita Purwaka caruban Nagari disebut sebagai anak hasil perkawinan antara Rara Ruda yang tinggal di Lemah Putih dan Dampu Awang, saudagar kaya dari Cempa. Menurut naskah ini Nyi Aciputih dinikahi oleh Prabu Siliwangi, dari perkawinan keduanya melahirkan seorang putri yang diberi nama Nyai Lara Badaya. Nyai Lara Badaya dibawa kakeknya ke Cempa. Disana, ia berguru agama Islam kepada Maolana Ibrahim Akbar.

Sementara menurut sumber yang berasal dari dongengan, Pernikahan Prabu Siliwangi dengan Nyi Aciputih tidak direncanakan, konon Prabu Siliwangi tidak sengaja membunuh Ki Dampu Awang hingga ia merasa kasihan pada anaknya lalu menikahinya. Dalam sumber ini pernikahan Prabu Siliwangi dan Nyi Aci Putih di karunia enam orang anak, anak yang pertama, bernama Mundingsari II/munding laya dikusumah, putra yang kedua bernama Mungding kelemu kilamantri/mantra kasurudan tapa, putra yang ketiga bernama Munding dalem, putra selanjutnya bernama Balik layaran/sunan kebo warna dan yang terakhir dikaruniai seorang putri bernama Putri Kandita.

Penulis : Anisa Anggraini Saldin
Editor : Sejarah Cirebon

Berkomentarlah yang terarah dan jelas agar dapat dipahami dan dibalas admin.
EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search